Pisah Sambut Pendeta HKBP Kebon Jeruk

hkbp kebon jeruk
Dari kiri: Pdt Rudolf Sitorus, Pdt Henri Manalu, Pdt Abedbego Sirait dan Pdt Edison Siahaan

SuaraHKBP.com – Pisah sambut Pendeta, dari Pdt Abednego Sirait (diberangkatkan) dan Pdt Rudolf Edward Mauliate Sitorus STh (dilantik) di Gereja HKBP Kebon Jeruk, Jakarta, berlangsung pada ibadah Minggu, 26 Oktober 2023, Pukul 09.30 WIB.

Pelantikan dipimpin oleh Pdt Henry Manalu STh (MPSD) mewakili Praeses Distrik DKI Jakarta, Pdt Bernard Manik MTh, karena disaat yang sama ada tugas yang lain.

Berdasarkan SK pusat yang dibacakan oleh St Roselli br Siahaan, anggota MPSD, Pdt Abednego Sirait STh pindah tugas ke HKBP Cijantung (sudah dilantik 22 Oktober 2023) setelah kurang lebih 3 tahun 5 bulan bertugas di Kebon Jeruk.

Sebagai penggantinya adalah Pdt Rudolf Edward Mauliate Sitorus STh yang pindah dari HKBP Ajibata, Resort Ajibata, Sumatera Utara, Distrik IV setelah bertugas selama 4 tahun 4 bulan.

Dari Kiri Pdt Abednego Sirait (dipaborhat) dan Pdt Rudolf Sitorus dilantik oleh Pdt Henry Manalu

Pisah sambut dilaksanakan selesai khotbah yang dikutip dari 1 Tesalonika 2: 1-8 yang disampaikan oleh Pdt Henry Manalu STh. Menurutnya, setiap umat Kristiani dipanggil untuk memberitakan Injil dengan berbagai cara.

“Pertama, kita harus menjadi contoh kepada sekeliling melalui perbuatan kita. Jangan mencari kehormatan. Tapi nama Tuhan lah yang dipermuliakan. Jadi motivasinya harus jelas,” katanya.

Pdt Henry mencontohkan, pembelian sepeda motor lima buah untuk para pendeta menunjukkan tugas pelayanan Pdt Abednego Sirait, jelas motivasinya supaya Injil boleh dengan segera diberitakan para hamba Tuhan ke rumah para jemaat dimanapun mereka tinggal.

Kedua, memberitakan injil harus ditunjukkan melalui parsaoranta (komunikasi) terhadap lingkungan yang bukan seagama. “Kita harus tampil beda dengan orang yang tidak mengenal Kristus,” tegasnya.

hkbp kebon jeruk
Foto bersama usai prosesi pisah sambut di HKBP Kebon Jeruk

Ketiga, lanjut Pdt Henry, harus memberitakan injil dengan tulus hati seperti Rasul Paulus. “Unang marhata lemes lemes (jangan berkata lain di mulut, lain dihati). Tapi jujur dan tulus hati. Kita ini adalah buah-buah dari berita Injil yang disampaikan oleh Nommensen, Rasul Batak. 162 tahun lalu, kalau Nommensen tidak datang ke Tanah Batak, kita tidak ada disini bertemu,” jelasnya.

Keempat, Mangasahon holong mangula di huria i. Bekerjalah dengan kasih yang dari Tuhan melayani di gereja ini. Jangan mencari kehormatan tapi semuanya untuk kemuliaan Tuhan.

Pdt Henry juga menambahkan dalam khotbahnya bahwa berdasarkan verifikasi MPSD, 80 persen Sentralisasi HKBP bisa dilaksanakan oleh HKBP Kebon Jeruk dalam kepemimpinan Pdt Abednego.

“Untuk itu kami berterima kasih dan mengajak seluruh jemaat untuk bertepuk tangan buat HKBP Kebon Jeruk,” serunya.

Sebelum Pdt Abednego menyampaikan kata-kata perpisahan, Putrinya Naomi dan Istrinya Nancy juga turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh jemaat HKBP Kebon Jeruk.

hkbp kebon jeruk
Pdt Abednego Sirait beserta keluarga

Pdt Abednego dalam perpisahannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh Jemaat dan Parhalado Kebon Jeruk yang sudah menyambut dia dulu dengan baik dimana pada masa itu adalah Covid-19 yang sangat mencekam. Hampir dua tahun tidak bisa bertatap muka dengan para jemaat. Tapi akhirnya ibadah bisa berjalan melalui Live Streaming.

“Tetapi berkat kerja keras dan kerjasama yang baik dengan parhalado, Puji Tuhan pembangunan gereja, empat unit rumah huria bisa selesai. Juga pembelian lahan rumah (alm) Pdt MV Simanjuntak yang diwakili ahli warisnya, Posma Efraim Simanjuntak seharga 3,5 M melalui janji iman bisa terselesaikan dan lunas walaupun dengan mencicil tiga kali kepada anak (alm) Pdt MV Simanjuntak,” urainya.

“Saya berterima kasih khususnya kepada St Indra Simorangkir sebagai ketua pembangunan beserta anggotanya yang terus semangat yang tinggi bekerja keras untuk mewujudkan terlaksananya pembangunan-pembangunan dan program-program huria. Mohon maaf ada beberapa hal yang belum saya selesaikan, semoga Pdt Sitorus bisa menyelesaikannya dengan baik. Saya juga mohon maaf bila cara pelayanan saya selama ini kurang berkenan dihati parhalado dan jemaat,” tambah dia.

Kepada Pdt Rudolf Sitorus, Pdt Abednego mengucapkan selamat melayani di HKBP Kebon Jeruk. “Harapan saya, beberapa program pekerjaan huria yang belum sempat terselesaikan semasa pelayanan saya dapat diselesaikan dalam kepemimpinan Pdt Rudolf. Semuanya tentu untuk kemajuan HKBP Kebon Jeruk dan kemuliaan bagi nama Tuhan,” imbuhnya.

Pdt Rudolf dalam sambutan perkenalannya, memperkenalkan Istrinya, Dwi Hartati Damanik dan Anaknya, Daniel Edwin Sitorus, kelas 4 SD.

hkbp kebon jeruk
Pdt Rudolf Sitorus dan keluarga

“Sambutlah kami sebagai hamba (pelayan) Tuhan supaya kuat untuk melayani di HKBP Kebon Jeruk ini untuk melanjutkan pelayanan. Tanpa dukungan doa dari semua parhalado dan jemaat, kami tidak bisa menjalaninya,” ujarnya.

Mewakili ruas, Merry Hotma Purba SH, dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih dan salutnya kepada Pendeta Abednego Sirait dalam memimpin HKBP Kebon Jeruk selama kurang lebih 3,5 tahun terakhir.

hkbp kebon jeruk
Merry Hotma Purba

“Gereja ini perlu perhatian pada pembangunan dan kondisi fisik. Dan Tuhan mengirimkan Pdt Abednego kesini sebagai Pdt Resort HKBP Kebon Jeruk. Karena Tuhan melihat ada potensi dan talenta yang ada pada Pdt Abednego dalam membenahi dan menyempurnakan pembangunan untuk kenyamanan beribadah. Ada hikmat yang Tuhan berikan kepada Pdt Abednego untuk membangun gereja ini jadi lebih baik,” ujar Anggota Jemaat HKBP Kebon Jeruk yang juga Anggota DPRD Jakarta.

“Saya juga mengikuti semangat Pendeta Abednego dalam membangun dan memperjuangkan dana hibah dari Pemda DKI untuk membangun gereja HKBP Kebon Jeruk ini, hingga akhirnya gereja kita bisa mendapatkan dana hibah untuk renovasi sebesar 500 juta dari Pemerintah DKI. Terpujilah Tuhan,” pungkas Merry.

hkbp kebon jeruk
Penyerahan dana hibah kepada HKBP Kebon Jeruk oleh Merry Hotma Purba.

Mewakili parhalado, St AKP Indra Jaya Simorangkir SH, MH, mengutarakan Pdt Abednego dilantik di HKBP Kebon Jeruk 23/02/2020 ketika musim Covid-19.

“Tuhan memberikan roh khidmat kepada Pdt Abednego untuk tetap menjalankan tugas-tugas gereja seperti pelayanan Diakonia, Koinonia dan Marturia yang berjalan dengan baik. Juga, Renstra (rencana strategis) huria. Aset HKBP Kebon Jeruk pun banyak bertambah. Seperti pembangunan rumah huria, pembelian sepeda motor dan pembelian lahan milik alm Pdt MV Simanjuntak melalui anaknya. Dan bisa lunas melalui janji iman jemaat yang bisa dicicil. Luar biasa penyertaan Tuhan kepada Pdt Abednego,” tuturnya.

hkbp kebon jeruk
St Indra Jaya Simorangkir

“Atas nama parhalado, kami mengucapkan terima kasih kepada Pdt Abednego. Kami doakan pelayanan di Cijantung bisa lebih baik lagi. Pasti ada kekurangan kami, mohon dimaafkan,” tukas St Indra.

Sebagai ungkapan terima kasih dari huria, parhalado yang diwakili Bendahara Huria St Ny Marpaung br Butarbutar serta St Ompusunggu (Ketua Koinonia) memberikan kenang-kenangan berupa cincin emas kepada Pdt Abednego dan Istrinya, Nancy br Pasaribu.

Dalam bimbingan pastoral, Pdt Henry menyampaikan, “Apa yang diprogramkan HKBP Kebon Jeruk adalah untuk kemuliaan bagi Tuhan,” tandasnya.

hkbp kebon jeruk
Koor UCC & UMC Kebon Jeruk

Selesai acara pisah sambut, dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan makan bersama dengan Pdt Henry, St Roselly (MPSD) keluarga Pdt Abednego, keluarga Pdt Rudolf serta parhalado dan perwakilan Jemaat dari Wilayah 1-10 HKBP Kebon Jeruk.(*)

(Hotnida Siahaan)

 

IKLAN

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.