Rayakan Dies Natalis Ke-56, GAMKI Gelar Seminar “Generasi Muda Kristen di Era Milineal”

Penyalaan lilin Perayaan dan Ibadah Syukur Dies Natalis Ke-56 GAMKI

Rayakan Dies Natalis Ke-56, Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) gelar seminar tentang “Generasi Muda Kristen di Era Milineal” yang diadakan di Gedung LAI, Salemba, Jakarta, Jumat, 27 April 2018.

Hadir sebagai pembicara yaitu Ketua Umum DPP GAMKI, Dr Michael Wattimena, Ari Widiatmoko, SE, dan Pdt Sapta Siagian, MTh.

Dalam paparannya, Ketua Umum DPP GAMKI, Dr Michael Wattimena, mengatakan mau tidak mau, suka atau tidak suka, setiap orang mesti adaptif dengan kesehariannya di era milineal saat ini.

“Pemuda saat ini mesti keluar dari zona nyaman. (berpikir) out of the box. Sebab kalau kita masih melakukan sesuatu as business as usual, maka kita bisa tergilas dalam kondisi keseharian yang tidak akan menguntungkan. Kita harus lakukan business not as usual. Supaya kita bisa melakukan keseharian berbeda dengan yang lain,” tegas Wakil Ketua Komisi IV DPR RI ini.

Dari sudut pandang teologi, Pdt Sapta Siagaian MTh, membeberkan banyaknya pemuda Kristen yang keluar dan meninggalkan gereja di era milineal ini.

“Mengapa mereka keluar? Karena kebutuhan mereka yang tidak terpenuhi. Gereja masih melihat pemuda gereja dari sisi zaman X. Padahal mereka hidup pada zaman Y,” jelas dia.

Lebih lanjut Sapta menerangkan alasan mengapa generasi milineal jarang ke gereja.

“Karena banyak pendeta dan majelis yang masih berpikiran feodal. Pendeta dan majelis menganggap bahwa mereka yang paling benar dan hebat. Dan anak muda adalah yang salah. Sehingga mereka tidak ada komunikasi. Di zaman milineal ini, orang-orang yang berpikiran feodal, itu kelaut saja,”  ujar dia.

Sapta mengamati gereja pun belum menjadi rumah bagi para pemuda milineal.

“Saya berharap agar gereja bisa dijadikan rumah bagi para pemuda milineal. Itu yang seharusnya dilakukan gereja,” pungkasnya.

Praktisi IT, Ari Widiatmoko, SE menjelaskan jumlah penduduk Indonesia saat ini mencapai 262 juta orang ini ternyata lebih dari 50 persen telah terhubung jaringan internet dimana mereka menggunakan gadget dalam kesehariannya.

Terlebih lagi para pemuda yang hidup di era milineal saat ini tidak lepas kesehariannya dengan menggunakan gadget yang terus mengalami perkembangan.

Melihat begitu cepatnya perkembangan teknologi ini, menurut Ari, banyak peluang bagi para pemuda untuk berkecimpung di bidang teknologi informasi.

“Penguasaan teknologi informasi bagi para pemuda saat ini menjadi begitu penting oleh karena banyak peluang yang bisa diciptakan terkait perkembangan teknologi yang makin masif dan inovatif,” tandasnya.

Usai seminar, Perayaan Dies Natalis Ke-56 GAMKI (23 April 1962-2018) saat itu dilanjutkan dengan ibadah syukur yang dipimpin oleh Pdt Nus Liur MTh (Ketua Umum Sinode Gereja Kristen Oiukumene di Indonesia).

Dan diakhiri dengan Pidato Ketua Umum DPP GAMKI Dr Michael Wattimena dan penyalaan dan peniupan lilin kue HUT Ke-56 GAMKI.

(Vic)

 

IKLAN

BUKU KERJA KERJA KERJA MAU

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.