Sopo Nommensen Akan Dibangun di Pearaja

SUARAHKBP.COM, JAKARTA – HKBP berencana mendirikan bangunan monumental; Sopo Nommensen, berlokasi di Pearaja, Tarutung, Tapanuli Utara, berhadapan dengan Gedung Raja Pontas Lumbantobing.

“Bangunan tersebut dinamai Sopo Nommensen, sekaligus penghargaan kepada Ompui Ingwer Ludwig Nommensen,” kata Ketua Umum Panitia Nasional 100 Tahun Pasca-Nommensen, John Hutagaol, dalam sambutannya pada acara Malam Keakraban dan Launching, Kepanitiaan 100 Tahun Pasca-Nommensen yang diadakan di Gedung Smesco, Jakarta (8/6).

Menurut John Hutagaol, Sopo Nommensen yang diperkirakan membutuhkan biaya Rp 20 miliar ini, kelak dipergunakan sebagai sarana/fasilitas akomodasi bagi para tamu-tamu gereja dalam dan luar negeri serta para pelayan-pelayan internal HKBP mulai dari, praeses, pendeta, guru huria, bibelvrouw dan diakones serta para sintua.

Juga, tidak tertutup kemungkinan untuk masyarakat sebagai fasilitas akomodasi yang merupakan bentuk dukungan gereja terhadap program prioritas pemerintah yang menjadikan Danau Toba dan daerah sekitanya sebagai destinasi wisata unggulan nasional.

John menambahkan dalam periode 2017-2018, panitia telah menyiapkan rencana program yang ditujukan semata-mata untuk melakukan penghimpunan dana untuk pembangunan Sopo Nommensen termasuk; malam keakraban, ground breaking atau peletakan batu pertama Sopo Nommensen, penjualan merchandise dan souvenir, penyampaian proposal sumbangan kepada donatur, pembangunan Sopo Nommensen dan gala dinner.

“Mengingat dana yang besar untuk pembangunan Sopo Nommensen tersebut, kami panitia mengundang partisipasi semua keluarga besar HKBP untuk bahu membahu, secara gotong royong, memikul beban dan tanggung jawab tersebut,” kata John.

Ketua Panitia Malam Keakraban dan Launching 100 Tahun Pasca Nommensen, Pdt Midian KH Sirait, menjelaskan, bahwa pada acara ini digambarkan bagaimana perjuangan Nommesen dan karya-karya yang telah dihasilkannya.

“Diharapkan dengan launching ini, gema 100 Tahun Pasca-Nommensen semakin membahana ke seluruh gereja dan turut serta mendukung keberhasilan pembangunan Sopo Nommensen ini,” ujar Praeses Distrik 8 DKI Jakarta ini.

Konser malam keakraban ditandai dengan pemukulan gong oleh Ephorus HKBP Pdt Darwin Lumbantobing.
Dalam sambutan, Ephorus Darwin Lumbantobing, mengajak semua warga HKBP mendukung program dan kegiatan 100 Tahun Pasca-Nommensen.

Pendirian Sopo Nommensen ini kelak mengingatkan semua, terlebih khusus warga HKBP, akan jasa Nommensen dan misionar lainnya yang telah membawa kemajuan bagi bangsa Batak.

“Nommensen yang meninggal 23 Mei 1918 telah menyelesaikan bagian tugasnya, kini tugas itu ada di pundak kita. Kita harus menjawab dan melanjutkannya,” tandasnya.

Malam keakraban ini, dihadiri Sekjend HKBP, Pdt David F Sibuea dan para kepala departemen serta tokoh nasional, antara lain, Nurdin Tampubolon (anggota DPR) Robert Pakpahan (Dirjen Kemenkeu) dan Otto Hasibuan (pengacara) dan warga jemaat.

Panitia 100 Tahun Pasca-Nommensen, yaitu John Hutagaol (Ketua Umum) Pontas Pane (Wakil Ketum) Pdt Sumurung Samosir (Ketua) Edison Manurung (Ketua) Hardy Sirait, (Sekum) Ev Anita G Lubis (Bendum) Marihot H. Tambunan (Wakil Sekum) Max D Pakpahan (Wakil Bendum) Henry Limbong, Magdalena Manurung, Judiana Manihuruk, Tetty Sipahutar dan Esther Tambunan.

(Vit)

IKLAN

BUKU KERJA KERJA KERJA MAU

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.